ASN Jabar Pakai Sarung dan Peci di Hari Santri

Bandung, Sebelas12 – Menyambut Hari Santri yang jatuh pada 22 Oktober 2019, ada pemandangan berbeda dari biasanya di lingkungan kantor Pemerintahan Provinsi Jawa Barat di Gedung Sate.

Nuansa pakaian serba putih nampak dominan dikenakan seluruh ASN yang masuk kerja hari ini, Selasa (22/10/2019). Para wanitanya mengenakan pakaian muslim putih-putih, begitupun para pria-nya yang nampak mengenakan baju koko putih dipadu dengan sarung.

Instruksi memakai baju muslim di Hari Santri tersebut termaktub dalam Surat Edaran Nomor 003.3/70/Yanbangsos yang ditandatangani Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum tentang Hari Santri Nasional di Lingkungan Pemerintah Daerah Provinsi Jabar dan Pemerintah Kabupaten/Kota.

Dalam isi surat tersebut, menyatakan imbauan untuk mengenakan pakaian atasan koko dan bawahan sarung serta peci nasional bagi ASN laki-laki dan pakaian muslim bagi ASN perempuan di lingkungan Pemprov Jabar dan Pemerintah Kabupaten/Kota.

Ditegaskan Gubernur Jabar Ridwan Kamil, bahwa pemakaian busana muslim bernuansa nasional di Hari Santri ini akan terus dilakukan di lingkungan Pemprov Jabar dan Pemerintah Kabupaten/Kota pada tahun-tahun berikutnya.

“Iya, tiap Hari Santri akan kami koordinasikan. Akan diimbau tiap setahun sekali,” ujar Ridwan Kamil usai upacara peringatan Hari Santri Nasional di Lapangan Gasibu Bandung, Selasa (22/10/2019).

Selain ASN, para tamu undangan dari berbagai lembaga yang hadir pada upacara peringatan tersebut juga diminta memakai pakaian muslim serupa.

Upacara ini turut dihadiri oleh ratusan santri dan perwakilan pengurus sejumlah Pondok Pesantren di Jawa Barat. Rangkaian upacara ditutup oleh Pawai Santri dari Lapangan Gasibu menuju Jalan Banda, Citarum, Masjid Istiqomah, dan kembali ke Gedung Sate. (*Red)

Related posts

Leave a Comment