Ditlantas Polda Jabar Siapkan Peluncuran Smart SIM

Bandung Sebelas12 – Masyarakat Indonesia, khususnya Jawa Barat sebentar lagi dapat memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) baru, yaitu Smart SIM.

Hal tersebut disampaikan Kasubdit Regident Ditlantas Polda Jabar, AKBP. Satya Widhy Widharyadi, S.Ik, ketika dihubungi via telepon selularnya, Jum’at (13/9/2019).

“Smart SIM dilaunching secara serentak pada 22 September 2019 di Jakarta, bertepatan dengan HUT Lalu Lintas (Lantas) Bhayangkara ke-64 Tahun, yang acaranya akan dipusatkan di Basketball Hall Senayan Jakarta. Sesuai rencana akan diresmikan oleh Kapolri dan didampingi Kakorlantas Polri,” ujar Satya.

Satya menjelaskan, banyak kelebihan Smart SIM yang bisa dirasakan masyarakat nantinya.

“Kelebihan Smart SIM ini selain memiliki data identitas perorangan yang terkoneksi dengan sistem tilang elektronik atau electronic traffic law enforcement (ETLE) di Korlantas, juga bisa dijadikan payment untuk parkir, belanja di gerai. Seperti e-money dengan maksimal top up sebanyak Rp.2.000.000,-,” terangnya.

Selain itu, lanjutnya, Smart SIM memiliki fitur-fitur baru terkait pengamanan kartu yang tidak bisa dipalsukan. Namun Satya mengatakan bahwa ciri-cirinya tidak bisa di expose.

Sementara mengenai persiapan Smart SIM, saat ini Polda Jabar sedang dalam tahap mensinkronkan komputer SIM dengan kartu Smart SIM dibantu teknisi dari Korlantas.

“Sehingga diharapkan pada 22 September 2019 nanti, Smart SIM sudah bisa diaplikasikan di seluruh kantor pelayanan SIM/Satpas se-jajaran Polda Jabar,” ujarnya.

Satya berharap dengan Smart SIM ini masyarakat pengguna kendaraan bermotor bisa lebih tertib mengikuti aturan lalu lintas. Karena dengan Smart SIM bisa mendeteksi pemegang SIM ini sudah berapa kali melakukan pelanggaran lalu lintas.

“Selain itu ia mengimbau kepada masyarakat selalu mengecek batas waktu berlakunya SIM. Karena bila sudah habis masanya berlakunya, maka pemohon SIM wajib mengikuti prosedur pembuatan SIM baru. Kami juga mengimbau manfaatkan gerai-gerai dan layanan perpanjangan SIM yang sudah tersebar di wilayah Jabar untuk mempermudah proses perpanjangan SIM,” pungkasnya. (*Red)

Related posts

Leave a Comment