Pemkot Bandung Segera Evaluasi Rekayasa Lalin Kawasan Sukajadi-Cipaganti

Bandung, Sebelas12 – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung berencana akan melakukan evaluasi rekayasa lalu lintas di kawasan Sukajadi-Cipaganti.

Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana. Evaluasi segera dilakukan Pemkot Bandung karena rekayasa kawasan tersebut memunculkan sejumlah titik kemacetan baru.

“Saya minta Dinas Perhubungan (Dishub) evaluasi, memang ada beberapa upaya yang akan dilakukan. Salah satu rencananya akan didiskusikan lagi dengan Polrestabes,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (8/10/2019).

Ia menjelaskan bahwa sejumlah titik kemacetan baru yang muncul akibat rekayasa kawasan ini diantaranya Perempatan Sukajadi-Pasirkaliki. Di sana Dishub Kota Bandung melakukan contraflow untuk mencoba menguras volume kendaraan yang mengarah ke Jalan Sukajadi maupun Jalan Dr. Djunjunan.

“Itu contraflow yang di Pasteur agak panjang, mulai dari pintu masuk Bio Farma, semakin dekat dengan Cipaganti. Ini kan dari arah Otten ada dua jalur untuk memasuki Pasteur. Akhirnya terjadi pertemuan dua arus kendaraan dan akhirnya menyendat arus lalu lintas,” kata Yana.

Sementara di wilayah Sukajadi-Setiabudi, titik kemacetan baru muncul di seputaran Jalan Bungur dan Cemara. Pertemuan dua arus kendaraan turut menjadi penyebab munculnya titik kemacetan baru di wilayah Kecamatan Sukajadi tersebut.

“Ini belum bisa kita permanenkan. Masih terus kita lakukan evaluasi. Karena ini kan rekayasa kawasan, ini banyak jalan penghubung lain yang berkaitan,” pungkasnya. (*Red)

Related posts

Leave a Comment